Cara memadukan wine dengan makanan

Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan, terutama kalau sudah mendekati hari perayaan seperti Christmas, New Year, Birthday, Anniversary, etc biasa akan banjir pertanyaan begini haha. Makanan sudah ditentukan, tapi saat mau beli wine…eh, mending beli yang mana ya…(seringkali yang kedapetan tugas pilih wine sudah terlanjur bingung dengan banyaknya pilihan di toko wine yang dikunjungi haha). Takut wine yang dibeli ga enak, terlalu murah, atau ops rasanya bertentangan dengan rasa makanan yang sudah disiapkan tuan rumah.

Worry no more, di blog kali ini saya akan memberikan beberapa cara mudah memadukan wine dengan makanan! Kuncinya, look for balance! Balance disini artinya sebelum memilih wine, harus tau dulu makanan yang akan dihidangkan seberat apa (light or creamy), bumbu masakannya seperti apa (mengarah ke asin, manis, pedas, asam). Wine dan makanan akan cocok dipadukan jika keduanya saling mengisi dan melengkapi satu sama lain, layaknya sepasang kekasih (eh?).

Yes seperti itulah kuncinya. Actually tidak hanya wine, minuman lain juga begitu! Bayangkan makan pasta carbonara dengan chocolate milk shake? Beratt banget, eneg ya hahaha. Btw, langsung aja yuk! Berikut tipsnya untuk pemula biar gampang:

  1. Sparkling wine (seperti champagne, prosecco, cava) sangat cocok untuk event-event dan celebration, biasanya dihidangkan pertama dengan light snack/ tapas/ buah sebelum makan berat.
  2. Dry White wine (“dry” bukan kering ya, tapi artinya level kemanisannya/ gulanya sangat rendah) mostly lebih cocok dipadukan dengan makanan seperti ikan, daging ayam, pork, sushi, seafood, pasta yang light. Namun untuk white wine seperti oaked Chardonnay, coba padukan dengan makanan yang lebih creamy supaya lebih harmonis.
  3. Rose wine cocok dengan dimsum, sashimi, seafood, fried food, spicy food.
  4. Red wine, dengan red meat seperti beef steak, grilled lamb, etc dan juga cocok dengan saus seperti blackpepper sauce, mushroom sauce, etc.
  5. Sweet wine (biasanya lebih berat) kurang cocok dipadukan dengan main course, tapi serasi untuk dessert misalnya cake, buah, macaron, cookies, etc.

Nah, sudah ada bayangan kah wine yang cocok untuk dipilih? Memilih wine yang cocok untuk makanan memang tricky yet fun! Just enjoy your own exploration. Remember, the rule is… as long as you enjoy the pairing, then it’s the right pairing. As simple as that lol.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s